TJATATAN TENTANG
HADJI ABDUL MALIK KARIM AMRULLAH (HAMKA)
Beliau dilahirkan si Sungai Batang, Manindjau pada 16 Pebruari 1908 (14 Muharam 1326 H). Ajahnya ialah ulama Islam terkenal Dr. H.A. Karim Amrullah alias Hadji Rasul pembawa paham-paham pembaharuan Islamdi Minangkabau.
Dalam usia 6 tahun (1914) dia dibawa ajahnya ke
Tahun 1924 ia berangkat ke Djokja, dan mulai mempelajari pergerakan2 Islam yang mulai bergelora. Ia dapat kursus pergerakan Islam daripada H.O.S. Tjokroaminoto, H. Fachruddin, R.M. Surjopranoto dan iparnya sendiri A.R. St. Mansur yang pada waktu itu ada di Pekalongan.
Tahun 1925 di pulang ke Padang Pandjang, waktu itulah mulai tumbuh bakatnja sebagai pengarang buku jang mula-mula dikarangnja bernama “Chathibul Ummah” diawal tahun 1927 dia berangkat pula dengan kemauannja sendiri ke Mekkah, sambil mendjadi koresponden dari harian Pelita Andalas” di Medan. Pulang dari
Dalam tahun 1928 keluarlah romannya yang pertama dalam bahasa Minangkabau bernama “Si Sabarijah”. Waktu itu pula dia memimpin madjalah “kemauan Zaman” jang terbit hanja beberapa nomor. Dalam tahun 1929 keluarlah buku-bukunja “Agama dan Perempuan”, “Pembela Islam” (Tarich Sd. Abubakar). “ Ringkasan Tarich Umat Islam”, Adat Minangkabau dan Agama Islam” (buku ini dibeslah polisi), “Kepentingan Tabliqh)”, Ajat-ajat Mi’radj” dll.
Dalam tahun 1930 mulailah dia mengarang dalam sk. “Pembela Islam” Bandung dan mulai berkenalan dengan M. Natsir, A. Hassan dll, ketika dia pindah mengadjar ke Makasar diterbitkannja madjalah “Al-Mahdi” (1932) Tahun itu djuga bukunya jang pertama ditjetak di Balai Pustaka : “Laila Madjnun”.
Setelah dia kembali ke Sumatera Barat tahun 1935 dan tahun 1936 pergilah dia ke Medan mengeluarkan Mingguan Islam yang mentjapai puntjak kemasjhuran sebelum perang, jaitu “Pedoman Masyarakat” madjalah ini dipimpinnja setelah setahun dikeluarkan. Mulai tahun 1936 sampai 1943, jaitu seketika tentara Djepang masuk, Dizaman itulah banjak terbit karangan-karangannya dalam lapangan agama, filsafat, tasauf dan roman, ada jang ditulis di “Pedoman Masjarakat” dan ada pula yang ditulis terlepas. Waktu itulah keluar romannja “Tengelamnja Kapal Van Der Wijck”, Dibawah Lindungan Ka’bah”, “Merantau Ke Deli”, Terusir”, “Ke’adilan Ilahi” dan lain-lain. Dalam hal agama dan filsafat ialah “Tasauf Modern”, Falsafah Hidup”, “Lembaga Hidup”, “Lembaga Budi”, “Pedoman Mubaligh Islam” dll. Dizaman Djepang ditjobanja menerbitkan “Semangat Islam” dan “Sedjarah Islam di Sumatera”.
Setelah petjah repolusi beliau pindah ke Sumatera barat, dikeluarkannja buku-buku jang menggontjangkan, “Repolusi Fikiran”, Repolusi Agama”, “Adat Minangkabau menghadapi Repolusi”, “Negara Islam”, “Sesudah Naskah Renville”, “Muhamadijah Melalui Tiga Zaman”, “Dari Lembah Tjita-Tjita”, “Merdeka”, “Islam dan Demokrasi”
Tahun 1950 beliau pindah ke Djakarta, Di Djakartalah keluar buku-bukunja “Ajahku”, “Kenang-Kenangan Hidup”, “Perkembangan Tasauf dari abad ke abad”, “Riwajat perjalanannya ke negeri-negeri Islam”, “Empat Bulan Di Amerika” dan lain-lain, Selama 25 Tahun dia telah menulis tidak kurang dari pada 60 buku.
Kian lama kia djelaslah tjoraknja sebagai pengarang dan pudjangga dan failasoof Islam diakui oleh lawan dan kawannja, dengan keahlianja itu beliau diangkat oleh pemerintah djadi anggota “Badan Pertimbangan Kebudayaan” dari Kementrian P.P. dan K., mendjadi Guru Besar pada Perguruan Tinggi Islam dan Universitas Islam di Makasar dan mendjadi Penasehat pada Kementrian Agama.
Disamping keasjikannya mempelajari “Kesusasteraan Melayu” klasik, Hamkapun bersunguh-sungguh menjelidiki kesusasteraan Arab, sebab bahasa asing jang dikuasainya hanjalah semata-mata bahasa Arab, Drs. Slametmuljono, ahli tentang ilmu kesusasteraan
(Diambil dari buku Mutiara Filsafat, Tjetakan Kedua, MCMLVII)
HAMKA
MUTIARA FILSAFAT
Kumpulan Naskah :
Tasauf Modern - Falsafah Hidup - Lembaga Hidup - Lembaga Budi
Penerbit Widjaya
(Jumlah Halaman 977)
DAFTAR ISI
MUTIARA FILSAFAT
DARI PENERBIT – 5
TJATATAN TENTANG HAMKA –7
TASAUF MODERN
PENDAHULUAN –13
PENGANTAR TENTANG TASAUF – 17
I. PENDAPAT2 TENTANG BAHAGIA - 23
Pendapat budiman tentang bahagia – 25
Pendapat Aristoteles – 29
Pendapat ahli2 fikir zaman sekarang – 30
Golongan Kedua – 31
Pendapat Nabi Muhammad S.A.W – 33
Iradah – 37
Dari apakah tersusun anasir bahagia – 39
Alasan pendapat golongan pertama – 40
Alasan golongan kedua – 42
Tolstoy tentang pembahagian bahagia – 42
Pembahagian Imam Ghazali – 45
II. BAHAGIA DAN AGAMA – 56
I’tikad – 56
Jakin – 58
Perbedaan jakin dengan I’tikad – 59
Al-iman – 60
Iman Mutlak – 61
Iman Kurang dan Iman bertambah – 66
Iman dan tjobaan – 70
Arti Agama – 74
Inajat Ilahi – 79
Apakah perlunja iman kepada Allah bagi suatu bangsa ? – 82
Bahaja mengingkari Tuhan – 85
Perlombaan beragama – 91
Keterangan I’tikad jang tiga – 95
Tiga sifat jang timbul lantaran beragama – 100
Agama dan pengetahuan – 104
Terbuka pintu memahamkan agama – 107
Islam dan Kemajuan – 110
III. BAHAGIA DAN UTAMA - 113
Memerangi hawa napsu – 115
Hawa dan akal – 118
Ichlas – 122
Ichlas dan nasehat – 126
IV. KESEHATAN DJIWA DAN BADAN - 133
Memelihara kesehatan djiwa – 139
Mengobat djiwa – 142
Akibat sifat2 yang terbit lantaran tahawwur dan djubun – 145
Beberapa sifat yang buruk – 150
Penjakit takut – 153
Takut Mati – 155
Peringatan mati –163
Obat duka tjita – 168
Kepedihan penanggungan batin – 172
Hikmat – 176
V. HARTA BENDA DAN BAHAGIA - 179
Kekuasaan Harta - 182
Harta Baik dan Buruk - 186
Kewadjiban terhadap harta - 190
Sumber Harta - 195
Sekedar jang perlu - 199
VI. QANA’AH - 205
VII. TAWAKAL - 216
VIII. BAHAGIA JANG DIRASAI RASULLULLAH SAW – 227
IX. PERHUBUNGAN REDHA DENGAN KEINDAHAN ALAM – 233
X. TANGGA BAHAGIA - 240
Pendapat failasuf Arab Amin Raihani - 252
Senangkanlah hatimu – 258
XI. TJELAKA - 265
Sebab2 orang tjelaka - 272
Munajat - 275
FALSAFAH HIDUP
GURU KU A.R. SUTAN MANSUR – 283
FALSAFAH HIDUP - 289
I. HIDUP – 301
Akal untuk manusia – 306
Menjusub Kerdja – 312
Alamat – 314
Timbangan orang berakal – 316
Memperhalus Akal – 318
Tanda Orang berakal – 323
Guna Akal - 328
II. ILMU DAN AKAL – 331
Tudjuan akal – 336
Akal dan Hawa – 343
Perdjuangan akal dan hawa nafsu – 345
Djahil – 347
Keutamaan ilmu - 348
III. UNDANG2 ALAM (SUNATULLAH) – 353
Keutamaan - 359
Tjinta - 368
Buah keutamaan budi - 371
Didikan keutamaan - 373
Perangai utama menurut andjuran Islam - 374
IV. ADAP KESOPANAN – 376
Adab diri terhadap machluk - 379
Beberapa tjontoh kesopanan dalam Islam - 381
Kesopanan terhadap Rasulullah s.a.w - 407
Kesopanan kepada Tuhan - 411
Kemenangan - 417
V. SEDERHANA – 421
Sederhana niat dan tudjuan - 424
Sederhana berpikir - 425
Sederhana mengeluarkan perasaan - 433
Sederhana Keperluan hidup - 436
Sederhana perasaan sukatjita - 440
Sederhana pada harta benda - 446
Sederhana mentjari nama - 453
Sederhana mentjari pangkat - 465
Didikan kesederhanaan - 470
VI. BERANI – 477
Keberanian budi - 481
Buah keberanian - 487
Dengan keberanian mentjapai kemerdekaan - 491
Kemuliaan - 497
Muruah – 505
Tjita-tjita - 516
Pertjaya kepada diri sendiri - 521
VII. KEADILAN – 527
Berpisahkah agama dengan negara - 538
Kemerdekaan hak milik - 543
Agama dan kesakitan - 551
Hikmat dan keadilan - 555
Keadilan dan pemegang pemerintahan - 558
Bagaimana supaya kita merdeka - 561
VIII. PERSAHABATAN – 571
Mentjari sahabat - 574
Persahabatan dan perempuan - 578
IX. ISLAM SEBAGAI PEMBENTUK HIDUP 583
LEMBAGA HIDUP
PENGHORMATAN – 604
LEMBAGA HIDUP – 607
I. KEWADJIBAN – 610
Harga Kewadjiban - 611
Diri dan Masjarakat - 613
Hak perseorangan - 619
Zakat dan hak perseorangan - 628
Hikmah zakat - 632
Memeriksa diri sendiri - 662
Hak diri dan hak kemasjarakatan - 667
Rakyat dan ulil amrinya - 669
Wasiat Ali bin Abi Thalib - 677
Wasiat Aristo kepada Iskandar - 678
Wasiat Sjihabuddi - 684
Surat2 politik Saidina Ali - 688
II. HAK DAN KEWADJIBAN – 699
Asal usul kewadjiban - 702
III. KEWADJIBAN KEPADA ALLAH – 706
Hak Allah atas hambanya – 712
Allah menurut filsafat - 714
IV. KEWADJIBAN KEPADA MASYARAKAT – 719
Hak asli - 719
Menghormati hidup - 720
Menghormati kemerdekaan bersuara - 724
Luas faham - 729
Perbudakan - 732
Kemerdekaan mentjapai ketjerdasan - 734
Menghormati pendirian orang lain - 736
Kritik – 737
V. HAK ATAS HARTA BENDA – 740
Ihsan – 746
VI. KEWADJIBAN (menurut pandangan seorang muslim) – 750
VII. KEWADJIBAN DI DALAM KELUARGA – 768
Kewadjiban anak terhadap orang tua-770
Kewadjiban terhadap saudara - 772
Keluarga - 775
Pergaulan suami istri - 779
Kewadjiban suami - 783
Kewadjiban istri - 784
Anak - 788
Ibu bapa - 792
Pikulan jang tang disangka-sangka - 796
Islam terhadap rumah tangga - 799
VIII. MENUNTUT ILMU – 803
Kewadjiban sesama peladjar - 806
Kewadjiban murid kepada guru – 808
Mendidik murid – 811
Pendjagaan didikan anak2 - 816
IX. KEWADJIBAN BERTANAH AIR – 821
X. ISLAM DAN POLITIK – 830
Islam mewadjibkan berusaha - 841
XI. QUR’AN UNTUK ZAMAN MODERN – 846
Agama djang mentjukupi - 855
Hendak kemana dunia ? - 860
XII. MUHAMMAD S.A.W (orang besar yang telah mengeluarkan kemanusiaan daripada kedjatuhannya) – 870
LEMBAGA BUDI
PENDAHULUAN – 883
I. BUDI JANG MULIA – 888
II. SEBAB BUDI MENJADI RUSAK – 894
III. BUDI ORANG JANG MEMEGANG PEMERINTAHAN – 900
IV. BUDI JANG MULIA PADA RADJA (IMAN YANG ADIL) – 912
V. BUDI ORANG JANG MEMBUKA PERUSAHAAN – 915
VI. BUDI JANG MULIA PADA SAUDAGAR – 927
VII. SIFAT DALAM BEKERDJA – 937
VIII. PEDOMAN MENURUTI DJALAN BUDI – 946
Prof. Dr. Hamka
ANTARA FAKTA DAN KHAYAL
“TUANKU RAO”
Bantahan terhadap tulisan2
Ir. Mangaradja Onggang Parlindungan
Dalam bukunya “TUANKU RAO”
Penerbit Bulan Bintang
Cetakan Pertama – 1974
(Jumlah Halaman 363)
Pendahuluan – 9
I. Buku Tuanku Rao dan saya – 13
II. “Colonel” Haji Piobang – 24
III. Kerajaan Selanjutnya – 46
IV. Sumber Fakta dan data Parlindungan – 56
V. Benarkah 300 tahun Syiah / Qaramithah meresap di minangkabau – 69
VI. Tuduh kepada yang dipertuan negeri sembilan – 121
VII. Benarkah bertiga Syaikh Burhanudin – 128
VIII. Syaikh Burhanuddin ulakan hanya satu – 145
IX. Pemalsuan nama raja-raja dan kerajaan – kerajaan – 158
X. Keturunan-keturunan Rasullulah Saw dikacaubalaukan – 171
XI. Syaikh Abdurrauf hanya satu – 175
XII. Pemimpin padri yang terkemuka – 197
XIII. Nama-nama yang diragukan adanya – 269
XIV. Kehormatan Anugerah Parlindungan terhadap Diriku – 282
Kesimpulan – 313
Daftar Buku-Buku Bacaan – 317
Lampiran-Lampiran – 320
Daftar Nama-nama dan Istilah – 357
Prof. Dr. Hamka
PELAJARAN AGAMA ISLAM
Cetakan ke – 8
Penerbit Bulan Bintang
Diterbitkan Pertama kali oleh : N.V Bulan Bintang,
(Jumlah Halaman 452)
DAFTAR ISI
PENDAHULUAN
MUKADIMAH
I. Manusia Dan Agama – 1
Yang ada
Penyelidikan ahli-ahli
Alam filsafat
Agama, Fithrat dan Islam
Iman, akal dan taqlid
II. Dari Sudut Yang Mana Mencari Tuhan – 11
Segi keindahan dan seni
Fikiran, ilmu dan filsafat
Apakah hidup itu ?
Jalan tasauf
Tuntunan fithrah
III. Allah – 27
Wujud
Filosof dan kepercayaan kepada Tuhan
Tuhan ada
Dialah yang dahulu
Dialah yang akhir
Tak ada sesuatu yang menyerupai-Nya
Kaya (berdiri sendiri)
Wahdaniyat (keesaan yang mutlak)
Syirik
Membesarkan kubur dan tawassul
Tawassul dan wasilah
Qudrat dan Iradat
Hikmat
Al hayat
Al Ilmu
As-Sam’u-basharu
Al Kalam
Asmau ‘I-husna
Mengenal tuhan, dengan mengenal sifatnya
Mencari Tuhan dalam keindahan alam
IV. Percaya Kepada Gaib – 101
Pokok pertama kepercayaan
Keterangan agama dgn mengenal yg ghaib (Insan, Malaikat, Iblis)
Banyak yang ghaib
Malaikat
V. Percaya Kepada Kitab-Kitab – 125
Arti kitab
Taurat
Zabur
Injil
Al Qur’an atau Al Furqan
Intisari Al Kitab
Naskah kitab suci
Kepercayaan Islam kepada kitab-kitab suci
Al Qur’an penutup segala kitab
Mukjijat Al Qur’an
Bahasa Mukjizat
Al Qur;an terpelihara
VI. Percaya Kepada Rasul-Rasul – 181
Kesatuan ummat manusia
Kepercayaan kepada Nabi dan rasul
Nabi-Nabi dan mukjizat
Wali dan keramat
Wahyu
Filsafat dan nubuat
Diantara nubuat dan kebesaran
Kerasulan yang besar
Ummat dakwah dan ummat risalah
Al Qur’an mukjijat maha besar
Tak ada Nabi sesudah Muhammad
VII. Percaya Kepada Hari Akhirat – 264
Adakah hidup sesudah hidup sekarang
Pokok kepercayaan Islam tentang hari kemudian
Pandangan Iman Ghazali
Barzakh
Umur seseorang dan umur dunia
Beberapa tanda yang terkenal
Berbangkit dari menerima ganjaran
Syafa’at Rasulullah
VIII. Percaya Kepada Taqdir, Qadla Dan Qadar – 332
Rukun Iman ke enam
Hukum sebab dan akibat
Adakah manusia bebas dan kuasa
Ayat-ayat taqdir dan ikhtiar
Pendidikan jiwa yang murni
Pengaruh didikan taqdir
Lari kepada taqdir
IX. Iman Dan Amal Sholeh (Aqidah Dan Ibadah) – 359
Percaya kepada Allah dan berserah diri kepada-Nya
Mencari jalan keluar
Iman dan Kesalahan
Taubat
Amal yang percuma
Ma’shiat dan penyakit jiwa
Ibadat
Tanggungan negara, masyarakat dan rumah tangga
KAMUS KECIL KATA-KATA ASING – 436
DAFTAR BACAAN – 444
DAFTAR NAMA-NAMA – 446
DAFTAR ISTILAH – 450
